Blog Post

Nilai Ukhuwah di Balik Musibah

Selama hampir 18 jam, Kami berkeliling dari satu posko ke posko berikutnya. Dimulai dari Lobar, KLU, Lotim, Loteng hingga kembali ke Lobar lagi. Tidak terasa Kami telah menempuh jarak sekitar 230-an KM dalam rentang waktu tidak sampai satu hari…

Mata tak sempat terpejam. Keduanya terus menyaksikan. Bolanya senantiasa awas memperhatikan. Berbagai pemandangan tidak boleh satupun terlewatkan…

Telinga jangan sampai lengah. Tangan pun tidak boleh payah. Sekalipun semua itu membuat badan lemah, tapi semangat harus senantiasa membuncah. Mudahkanlah urusan kami ya Allah!

Sebab, kami harus mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya, tentu sebatas kemampuan kami. Apa yang sebenarnya dibutuhkan dan dikeluhkan oleh saudara kami, walaupun kami tidak bisa memenuhinya. Ah, setidaknya kami menjadi tempat pelampiasan keluhan. Dan kami pun hanya bisa menasehatkan untuk sabar dan berdoa kebaikan…

Kawan, kalau bukan karena izin Allah, atas nama ukhuwah islamiyah, kekuatan iman dan tali persaudaraan, bisa jadi kami tidak menginjakkan kaki ini di sini, di bumi Lombok. Sebuah pulau dengan sebutan kentalnya pulau 1.000 masjid…

Sudah saya sampaikan, sampai detik ini, ini merupakan perjalanan terpanjang dan terlama yang pernah dilakukan. Begitu juga dengan sebagian teman kami. Biasanya, perjalanan 12 jam saja membuat badan ini terasa payah. Namun, kali ini, ringan terasa kaki diangkat, mudah badan ini berbuat, walhamdulillah…

Kawan, ada banyak hikmah dari musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok. Hikmah ini sebatas yang saya rasakan sudah cukup luar biasa. Yaitu, menumbuhkan kembali nilai ukhuwah yang bisa jadi selama ini melemah…

Dengan itu, keinginan untuk berbagi dan bersedekah menjadi besar. Yang bisa jadi, niat tersebut selama ini mulai memudar, terlebih di saat kondisi ekonomi tidak menentu…

Tapi, kaum muslimin seolah tidak peduli. Tidak lagi berpikir nilai tukar rupiah melemah ataupun harga kebutuhan yang melangit. Semua itu tidak mengurangi semangat untuk bersedekah, subhanallah Luar biasa…

Di sini, kami juga mendapatkan saudara-saudara baru. Mereka bukan kerabat, tidak pula punya hubungan nasab. Tapi dengan musibah ini semuanya tampak akrab. Senda gurau menghiasi setiap perumusan konsep dalam rapat…

Satu hikmah ini saja dari musibah, yaitu bangkitnya nilai ukhuwah yang diwujudkan dengan kepedulian dan sedekah, cukup menuntun kami ke tempat ini, pulau Lombok yang selama ini hanya kami lihat di Peta…

Kami tunggu kehadiranmu, Kawan! Di sini, untuk memupuk tali persaudaraan dalam bingkai keimanan…

Dermaga Lembar di atas Portlink II

Bergabunglah bersama Kami di

Official Website: https://pemulihanlombok.com
Channel Telegram : http://t.me/programpedulilombok
Twitter : @lombok_peduli
Email: pemulihanlombok@gmail.com
CP: +62 878-6426-2106
#PeduliPemulihanLombok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Awalnya Curiga Selanjutnya Bangga
Awalnya Curiga, Selanjutnya Bangga

Pengalaman relawan peduli Lombok Persiapan demi persiapan dilakukan demi menyongsong Program Nasional Peduli Pemulihan Lombok.

Yang Harus dipahami saat Gempa Bumi
Yang Harus Dipahami Saat Gempa Bumi

Akhir-akhir ini, musibah gempa bumi sering terjadi di Indonesia. Tanpa adanya peringatan dan tanda

Gayung Bersambut Peduli Lombok

Sejak digulirkannya Program Peduli Lombok oleh Yayasan Darul Hadits Lombok didukung Komunitas Ahlus-Sunnah wal

Sambutan Warga Terhadap Program Peduli Pemulihan Lombok

Dalam hitungan hari ke depan, santri-santri akan diterjunkan sebagai pelaksana Program Peduli Pemulihan Lombok

Kisah Pribadi Bersama Pengungsi

Kisah Salah satu dokter: Memang perjalanan yang dilalui cukup singkat dari pusat kota Tanjung. Kendati

Pengalaman Tak Terlupakan

Bagi Anda yang phobi, naik kapal adalah pantangan. Gelombang besar di tengah lautan mengombang-ambing,

Peta Wilayah KLU
Sekilas Tentang KLU

Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya

butuh bimbingan
Butuh Bimbingan

Kasun Penyambuan, Jenggala, Kec. Tanjung: Kami bersyukur ada taushiyah untuk kami, terkhusus ibu-ibu… Jika tidak ada

pasca bencana
Pasca Bencana

Membantu dan peduli bukan hanya pada saat bencana terjadi. Namun lebih penting dari itu

Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

Dimulai dari Ahad, 16 September 2018 jam 21.47 Tim yang terdiri dari Tim Teknis,