Blog Post

Gayung Bersambut Peduli Lombok

Sejak digulirkannya Program Peduli Lombok oleh Yayasan Darul Hadits Lombok didukung Komunitas Ahlus-Sunnah wal Jama’ah Indonesia, kaum muslimin di Indonesia memberikan dukungan mereka. Mereka tergugah untuk membantu korban gempa Lombok.

Dukungan dan sikap peduli untuk korban gempa Lombok tersebut sangat besar sekali. Mulai dari dukungan materiil, seperti pengiriman logistik bahan makanan, pakaian, terpal, pembangunan sarana MCK, penyediaan kebutuhan air bersih berupa pengeboran sumur dan instalasi pompa air untuk distribusi.

Bantuan mesin pompa air dan sumur bor dalam rangka penyediaan air bersih untuk pengungsi di Dusun Lekok Selatan Gondang – KLU

Bantuan mesin pompa air dan sumur bor dalam rangka penyediaan air bersih bagi pengungsi di Dusun Nurul Huda Tanjung – KLU

Korban gempa Lombok juga mendapatkan dukungan moril dan spirituil dari komunitas Ahlus-Sunnah wal Jama’ah. Doa pada waktu-waktu mustajab terpanjatkan dari berbagai tempat dan pondok pesantren Ahlussunnah yang tersebar di pelosok Indonesia. Lebih daripada itu, siraman rohani dan kajian penyejuk hati menjadi bingkisan spesial bagi masyarakat korban gempa Lombok.

Sumbangan dari Kaum Muslimin untuk Program Peduli Lombok

 

Tercatat, ada 9 titik pengungsian korban gempa Lombok yang meminta ustadz-ustadz dari Yayasan Darul Hadits Lombok untuk menyampaikan tausiyah. Pendidikan al-Qur’an untuk anak juga menjadi prioritas utama.

“Kami yakin musibah ini membawa banyak hikmah dan harapan. Diantaranya, mudah-mudahan anak-anak kami sudah bisa baca tulis Arab (membaca al-Qur’an) sekembalinya dari tenda pengungsian,” harap salah satu tokoh agama yang disampaikan kepada Tim Peduli Pemulihan Lombok.

Mengomentari harapan di atas, harapan terdalam dari korban gempa Lombok, Panita Program Pemulihan Lombok memang telah menyusun sekian rencana.

“Kami akan mengirim santri-santri di beberapa titik pengungsian korban gempa Lombok selama beberapa periode,” ungkap salah satu pengajar muda salah satu Ponpes partisipan program.

Saat ditanya berapa lama target pengiriman santri ini, pihaknya menjelaskan bahwa program ini adalah program jangka panjang. “Bisa sampai 2 – 4 tahun, atau lebih. Karena target kita adalah membantu Pemerintah dalam pemulihan Lombok.”

Ustadz tersebut juga berharap agar pondok-pondok Ahlussunnah berpartisipasi dan aktif dalam Program Peduli Lombok. Kalau beban ini dipikul bersama, insyaallah akan menjadi ringan. Semoga program ini menjadi salah satu solusi dalam menangani korban gempa Lombok.

Ikuti update informasinya dengan bergabung di:

Official Website: https://pemulihanlombok.com
Channel Telegram : http://t.me/programpedulilombok
Twitter : @lombok_peduli
Email: pemulihanlombok@gmail.com
CP: +62 878-6426-2106
#PeduliPemulihanLombok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Awalnya Curiga Selanjutnya Bangga
Awalnya Curiga, Selanjutnya Bangga

Pengalaman relawan peduli Lombok Persiapan demi persiapan dilakukan demi menyongsong Program Nasional Peduli Pemulihan Lombok.

Yang Harus dipahami saat Gempa Bumi
Yang Harus Dipahami Saat Gempa Bumi

Akhir-akhir ini, musibah gempa bumi sering terjadi di Indonesia. Tanpa adanya peringatan dan tanda

Sambutan Warga Terhadap Program Peduli Pemulihan Lombok

Dalam hitungan hari ke depan, santri-santri akan diterjunkan sebagai pelaksana Program Peduli Pemulihan Lombok

Kisah Pribadi Bersama Pengungsi

Kisah Salah satu dokter: Memang perjalanan yang dilalui cukup singkat dari pusat kota Tanjung. Kendati

Pengalaman Tak Terlupakan

Bagi Anda yang phobi, naik kapal adalah pantangan. Gelombang besar di tengah lautan mengombang-ambing,

Nilai Ukhuwah di Balik Musibah

Selama hampir 18 jam, Kami berkeliling dari satu posko ke posko berikutnya. Dimulai dari

Peta Wilayah KLU
Sekilas Tentang KLU

Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya

butuh bimbingan
Butuh Bimbingan

Kasun Penyambuan, Jenggala, Kec. Tanjung: Kami bersyukur ada taushiyah untuk kami, terkhusus ibu-ibu… Jika tidak ada

pasca bencana
Pasca Bencana

Membantu dan peduli bukan hanya pada saat bencana terjadi. Namun lebih penting dari itu

Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

Dimulai dari Ahad, 16 September 2018 jam 21.47 Tim yang terdiri dari Tim Teknis,