Blog Post

Toolbox yang dicurigai Bom

Awalnya Curiga, Selanjutnya Bangga

Pengalaman relawan peduli Lombok

Persiapan demi persiapan dilakukan demi menyongsong Program Nasional Peduli Pemulihan Lombok. Mulai dari belanja kebutuhan kelompok, alat pertukangan hinggan kebutuhan pribadi. Sebagian barang dibelanjakan dari uang pribadi. Semuanya demi membantu korban gempa Lombok.

Tim Santri Relawan peduli Lombok merasa sangat sedih dengan kondisi warga korban gempa. Inilah yang melecut semangat mereka untuk membantu warga korban gempa, sesuai dengan kemampuan yang ada. Suka duka di lapangan siap dihadapi. Mereka yakin bahwa ini merupakan bagian dari perjuangan yang membutuhkan pengorbanan. “Kapan lagi kalau bukan sekarang,” ungkap salah satu tim relawan peduli Lombok dengan mantap.

Pengalaman berharga jelas-jelas akan mereka dapatkan. Tentunya, relawan ini berharap kegiatan peduli Lombok ini bermanfaat, terkhusus bagi mereka sendiri. “Ini adalah ibadah, Ya harus dikerahkan semuanya. Walaupun pahit, harus siap!”

Pengalaman kurang mengenakkan itu sebagiannya sudah dimulai sejak persiapan keberangkatan. Tapi, dijalani dengan senang hati. Tepatnya, hari Jumat, 28 September 2018, Tim Relawan Santri Peduli Lombok belanja alat-alat pertukangan. Mereka membeli bor, gerinda, palu, gergaji, meteran dan lain-lain.

Untuk memudahkan penyimpanan dan pengangkutan, semua alat tadi dimasukkan ke dalam boks alat. Ukuran boks lumayan besar, tapi praktis. Karena harus menampung sekian alat tadi. Bahan boks terbuat dari besi berwarna kuning.

Di tengah perjalanan membeli alat-alat tersebut, adzan shalat Jumat berkumandang. Tim Santri Relawan Peduli Lombok menghentikan langkah dan bersiap-siap masuk masjid untuk menunaikan shalat Jumat. Tentunya, dengan boks alat yang masih tertenteng.

Namun, tak disangka, tim santri peduli Lombok diteriaki seseorang. Teriakannya mengagetkan dan mengejutkan. “Awas bom!” teriak orang itu dengan suara keras.

Jelas, santri relawan peduli Lombok kaget. Orang itu lantas meminta agar boks tadi dibuka dan diperiksa. “Bukan bom Pak. Ini adalah alat-alat untuk dibawa ke Lombok. Untuk bakti sosial,” kata salah satu santri sembari membuka kotak alat tadi.

Orang yang awalnya curiga tadi lantas mengawasi isi boks. Satu demi satu pandangannya tak melewatkan isi kotak. Hingga akhirnya ia benar-benar yakin bahwa isinya memang alat pertukangan.

Awalnya Curiga Selanjutnya Bangga

Toolbox yang dicurigai Bom

“Mau dibawa ke Lombok?” tanyanya. “Iya Pak. Mau membantu warga korban gempa.” Orang tersebut lantas berubah sikapnya. Awalnya curiga, selanjutnya bangga.

Bagaimana tidak bangga, anak-anak muda ini betul-betul punya jiwa kepedulian yang tinggi. Subhanallah, semoga menjadi santri yang peduli kepada negeri.

🌏 Ikuti update informasinya dengan bergabung di:

Official Website: https://pemulihanlombok.com
Channel Telegram : http://t.me/programpedulilombok
Twitter : @lombok_peduli
Email: pemulihanlombok@gmail.com
CP: +62 878-6426-2106
#PeduliPemulihanLombok

Comment (1)

  1. abu farih September 29, 2018 at 9:10 pm Reply

    masya alloh … semoga senantiasa mendapat pertolongan Alloh subhanahu wata’ala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Yang Harus dipahami saat Gempa Bumi
Yang Harus Dipahami Saat Gempa Bumi

Akhir-akhir ini, musibah gempa bumi sering terjadi di Indonesia. Tanpa adanya peringatan dan tanda

Gayung Bersambut Peduli Lombok

Sejak digulirkannya Program Peduli Lombok oleh Yayasan Darul Hadits Lombok didukung Komunitas Ahlus-Sunnah wal

Sambutan Warga Terhadap Program Peduli Pemulihan Lombok

Dalam hitungan hari ke depan, santri-santri akan diterjunkan sebagai pelaksana Program Peduli Pemulihan Lombok

Kisah Pribadi Bersama Pengungsi

Kisah Salah satu dokter: Memang perjalanan yang dilalui cukup singkat dari pusat kota Tanjung. Kendati

Pengalaman Tak Terlupakan

Bagi Anda yang phobi, naik kapal adalah pantangan. Gelombang besar di tengah lautan mengombang-ambing,

Nilai Ukhuwah di Balik Musibah

Selama hampir 18 jam, Kami berkeliling dari satu posko ke posko berikutnya. Dimulai dari

Peta Wilayah KLU
Sekilas Tentang KLU

Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya

butuh bimbingan
Butuh Bimbingan

Kasun Penyambuan, Jenggala, Kec. Tanjung: Kami bersyukur ada taushiyah untuk kami, terkhusus ibu-ibu… Jika tidak ada

pasca bencana
Pasca Bencana

Membantu dan peduli bukan hanya pada saat bencana terjadi. Namun lebih penting dari itu

Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

Dimulai dari Ahad, 16 September 2018 jam 21.47 Tim yang terdiri dari Tim Teknis,